Pusat Pelatihan Pertanian Perdesaan Swadaya

Revitalisasi Pertanian, Perikanan, dan Kehutanan (RPPK) yang dicanangkan  pada tanggal 11 Juni 2005 oleh Presiden RI pada hakekatnya adalah menggalang  komitmen dan mengubah paradigm semua pemangku kepentingan pembangunan  pertanian. Pertanian tidak di pandang sebatas menghasilkan produksi semata,  melainkan seluruh kegiatan subsistem dalam system agribisnis. Dengan demikian  partisipasi aktif setiap pemangku kepentingan, khususnya petani sebagai pelaku  utama dalam pembangunan pertanian sangat penting




Pusat Pelatihan Pertanian dan Pedesaan Swadaya (P4S) adalah lembaga  pelatihan pertanian dan pedesaan yang didirikan, dimiliki, dikelola oleh petani  secara swadaya baik perorangan maupun berkelompok. P4S adalah salah satu  lembaga masyarakat milik petani yang secara langsung berperan aktif dalam  pembangunan pertanian melalui pengembangan sumberdaya manusia pertanian yaitu  petani dan masyarakat di wilayahnya, dalam bentuk pelatihan, penyuluhan dan  pendidikan

Badan Pengembangan Sumberdaya Manusia secara langsung bertanggung jawab  terhadap tumbuh kembangnya P4S. Pengaturan dimaksudkan sebagai upaya melindungi  pengguna P4S yang bersangkutan dari kegiatan pelatihan pertanian yang tidak  sesuai dengan ketentuan normative.Pelayanan dimaksudkan sebagai upaya  mengembangkan P4S agar tumbuh menjadi pusat pelatihan pertanian yang  berkualitas. Bentuk pengaturan antara lain dengan melakukan standardisasi dan  akreditasi P4S sedangkan bentuk pelayanan terdiri dari pengembangan P4S dari segi  kelembagaan, sarana prasarana, ketenagaan, dan jejaring kerja.


Strategi penumbuhan dan pengembangan P4S adalah (1) Menciptakan  lingkungan yang kondusif bagi tumbuh kembangnya P4S, (2) Mengembangkan  kelembagaan P4S menjadi lembaga penyelenggara pelatihan pertanian yang andal,  (3) Meningkatkan kemampuan pengelola P4S sebagai penyelenggara pelatihan  pertanian professional, (4) Mengembangkan sarana dan prasarana P4S sesuai  standar yang berlaku, (5) Meningkatkan jejaring kerja P4S dengan pemangku  kepentingan, dan (6) Mengembangkan P4S sesuai dengan kebutuhan dan potensi yang  dimilikinya.



Balai Besar Pelatihan Pertanian Binuang sebagai salah satu Unit  Pelaksana Teknis Badan Pengembangan SDM Pertanian bertugas melakukan pembinaan  terhadap P4S sebagai upata penumbuhan dan pengembangan P4S. Kedepannya, P4S  perperan sebagai mitra kerja BBPP Binuang dalam hal pelatihan pertanian.
dari; Balai Besar Pelatihan Pertanian Binuang

1 komentar:

{ kingkong } at: 7 Desember 2013 19.29 mengatakan...

Thank's gan infonya !!!!

www.bisnistiket.co.id

Poskan Komentar